Petirtaan Dewi Sri

Pertitaan Dewi Sri terletak di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan merupakan salah satu destinasi wisata Budaya. Pertitaan Dewi Sri dikelola   langsung   oleh  Pemerintah   Kabupaten  Magetan  bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Balai  Pelestarian Peningggalan Purbakala   (BP3)   Trowulan,

Mojokerto, untuk  menjadikan situs Pertitaan Dewi Sri sebagai obyek Wisata Budaya di Magetan. Banyak pengunjung datang ketempat wisata ini.  Pada bulan Suro (Muharam), dilaksanakan upacara bersih desa.

Pada upacara bersih desa tersebut dilaksanakan pengurasan kolam, sehingga keberadaan situs sangat jelas.  Yang menarik dari event ini adalah dengan dijogetkannya lele raksasa pada acara puncak bersih desa tersebut.  Keberadaan situs ini sangat terkenal, baik didalam maupun luar Magetan.

 

Mojosemi Forest Park

Mojosemi Forest Park, adalah wisata alam yang terletak ± 1 Km ke arah barat Telaga Sarangan.  Mojosemi Forest Park merupakan wahana baru di Kabupaten Magetan.  Mojosemi Forest Park adalah wahana wisata alam dan buatan yang pengelolaannya bekerja sama antara Perum Perhutani Lawu DS dengan pihak swasta, disatu sisi untuk menjaga kelestarian alamnya, dan diisisi lainnya merupakan salah satu sarana edukasi bagi para wisatawan untuk lebih mengenal berbagai jenis tanaman hutan yang ada.

Vegetasi tanaman yang ada di Mojosemi Forest Park meliputi Pinus (Pinus sp); Puspa (Schima Wallichii); Jamuju (Podocarpus Imbricatus); Ekaliptus (Eucalyptus sp) dan lain-lainnya.  Fasiltas yang disediakan oleh Mojosemi Forest Park meliputi Glamour Camping; Camping Ground, Air Terjun Tirto Mojo; Out Bound; Flying Fox, Skywalk; ATV; High Rope Adventure; Ekaliptus Resto & Cafe; Air Sofgun Zone; Archery Zone, dan fasilitas lainnya.  Mojosemi Forest Park dapat menampung lebih dari 1.000 orang, disamping itu Mojosemi Forest Park juga menyediakan fasilitas umum lainnya seperti tempat parkir; Toilet; Mushola; Aula; Tempat Penginapan dan juga pusat oleh-oleh khas Magetan.

Akses menuju ke Mojosemi Forest Park sangat mudah dijangkau baik dengan moda transportasi umum maupun mobil pribadi.

Gebyar Labuhan Sarangan

Gebyar Labuhan Sarangan merupakan upacara ritual bersih desa yang diselenggarakan setiap tahun pada hari Jum’at Pon Bulan Ruwah.  Upacara tersebut bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat desa atas limpahan berkah dari Yang Maha Kuasa yang diwujudkan dengan pelarungan tumpeng ke dalam telaga.

Selain untuk melaksanakan ritual bersih desa masyarakat kelurahan Sarangan, acara ini dikemas sebagai event promosi pariwisata dan produk unggulan di Kabupaten Magetan.  Pelaksanaan event promosi tersebut adalah pada Hari Minggu setelah dilaksnakannya upacara bersih desa hari Jumat Kliwon.

 

Festival Muharam

Dalam memperingati datangnya  Bulan Muharam di Kabupaten Magetan digelar berbagaiacara diantaranya  diadakan festival musik Ledhug (musik Lesung dan Bedug, musik khas Kabupaten Magetan ) serta digelarnya Kirab Nayoko Projo dan Andum Berkah Bolu Rahayu.  Pada acara tersebut masyarakat sangat antusias berebut roti bolu, karena sebagian besar dari mereka percaya bahwa jika mendapatkan bolu tersebut mereka akan mendapatkan anugrah.